Cari Blog Ini
Crumbs&Co menawarkan soft cookies yang menghadirkan kelezatan dan kelembutan dalam setiap gigitan. Dengan rasa autentik yang mengingatkan pada kenangan masa kecil yang hangat, setiap remahnya membawa kebahagiaan sederhana bagi para penikmatnya. Kelezatan Autentik dalam Setiap Remah, Dibuat dengan Cinta dan Bahan Premium!
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Asal Usul Soft Cookies, Kue Kering dengan Kelumeran yang Nagih!
Siapa yang bisa menolak kelembutan dan cita rasa manis yang meleleh di mulut saat menikmati soft cookies? Kue kering yang satu ini memang memiliki penggemar tersendiri. Teksturnya yang lembut dan renyah di bagian luar, serta bagian dalamnya yang lembut dan lumer saat digigit, membuat siapa saja ketagihan. Penasaran tidak sih, darimana asal kue satu ini?
Cookies pertama kali ditemukan oleh pembuat kue Persia atau Iran. Sekitar abad ke 7 Masehi, seorang pembuat kue menemukan kue secara tidak sengaja saat sedang membuat kue. Dulu, sebelum membuat kue, dia akan memasukkan adonan kue ke dalam oven dan mengecek suhu oven. Tanpa diduga, adonan kuenya menjadi kering dan renyah. Saat dicoba, rasanya sama lezatnya dengan kue yang biasa dibuat. Faktanya, kue kering yang tidak sengaja dipanggang bisa disimpan lebih lama dibandingkan kue lainnya.
Sejak saat itu, perkembangan cookies sebagai jenis kue baru semakin meluas. Nama "cookie" berasal dari kata pinjaman Belanda "koekje" yang berarti "kue kecil". Di Belanda, cookies adalah adonan kue manis yang dipotong kecil-kecil dan dipanggang. Belakangan, kebiasaan makan kue ini disebarkan oleh Belanda dan Amerika Serikat. Cookies juga menjadi populer dan sampai ke Inggris sekitar abad ke-19. Di negara ini, cookies digunakan sebagai pelengkap tradisi minum teh. Cookies menjadi semakin populer dan juga dikenal sebagai pendamping teh dan kopi di banyak negara lain.
Nama cookie sendiri berbeda-beda di setiap negara. Di Inggris dan Australia, biskuit disebut “biskuit”. Orang Italia lebih mengenalnya sebagai "amaretti" atau "biscotti". Di Spanyol, kue yang disebut "galletas" lebih dikenal. Orang Jerman sekarang menyebut kue itu "Keks" atau "Platzchen". Di Indonesia, kue kering juga mempunyai nama yang berbeda-beda seperti kue kering, biskuit, dan biskuit.
Perjalanan cookies dari sebuah kesalahan menjadi camilan populer dunia terus berlanjut. Seiring berjalannya waktu, variasi cookies semakin beragam, salah satunya adalah soft cookies. Soft cookies, dengan teksturnya yang lembut dan kenyal, menawarkan sensasi berbeda dibandingkan cookies tradisional. Kemunculan soft cookies ditandai dengan penggunaan bahan-bahan seperti mentega, gula, telur, dan tepung terigu dalam proporsi yang menghasilkan tekstur yang diinginkan. Popularitas soft cookies semakin melejit di abad ke-20, seiring dengan perkembangan industri makanan dan semakin mudahnya akses terhadap bahan-bahan pembuat kue. Berbagai inovasi pun bermunculan, mulai dari penambahan cokelat chip, kacang-kacangan, hingga buah-buahan kering. Klik Disini!
Hingga kini, cookies terus berevolusi, menghadirkan variasi rasa dan tekstur yang tak terbatas, membuktikan bahwa kelezatan sederhana dari sepotong cookies mampu membawa kebahagiaan bagi banyak orang.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Postingan Populer
Soft Cookies Meledak di Medsos, Jadi Favorite Semua Orang!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
artikelnya sangat membantu 🤩🤩
BalasHapus