Langsung ke konten utama

Unggulan

Soft Cookies Meledak di Medsos, Jadi Favorite Semua Orang!

  Soft Cookies by Crumbs&Co Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi faktor utama dalam mengubah cara kita berinteraksi dengan berbagai hal, termasuk makanan. Salah satu contoh yang menarik adalah bagaimana media sosial berperan besar dalam mempopulerkan soft cookies, sebuah camilan yang disukai oleh banyak orang di berbagai belahan dunia. Mari kita bahas bagaimana cara platform ini dapat mempengaruhi tren soft cookies dan memberikan dampak positif bagi industri makanan masa kini! Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube telah memberikan panggung yang luas bagi para pecinta kuliner untuk berbagi pengalaman mereka dengan soft cookies. Foto dan video yang menarik tentang pembuatan, penyajian, dan menikmati soft cookies dengan cepat menyebar dan menarik perhatian banyak orang. Hal ini membuat banyak orang tertarik untuk mencoba dan membagikan pengalaman mereka sendiri. Instagram dan TikTok adalah dua platform yang sangat berpengaruh dalam hal ini. Di...

Asal Usul Soft Cookies, Kue Kering dengan Kelumeran yang Nagih!

Siapa yang bisa menolak kelembutan dan cita rasa manis yang meleleh di mulut saat menikmati soft cookies? Kue kering yang satu ini memang memiliki penggemar tersendiri. Teksturnya yang lembut dan renyah di bagian luar, serta bagian dalamnya yang lembut dan lumer saat digigit, membuat siapa saja ketagihan. Penasaran tidak sih, darimana asal kue satu ini? 


Cookies pertama kali ditemukan oleh pembuat kue Persia atau Iran. Sekitar abad ke 7 Masehi, seorang pembuat kue menemukan kue secara tidak sengaja  saat sedang membuat kue. Dulu, sebelum membuat kue, dia akan memasukkan  adonan kue ke dalam oven dan mengecek suhu oven. Tanpa diduga, adonan kuenya menjadi kering dan renyah. Saat dicoba, rasanya sama lezatnya dengan kue yang biasa dibuat. Faktanya, kue kering yang tidak sengaja dipanggang bisa disimpan lebih lama dibandingkan kue lainnya. 


Sejak saat itu, perkembangan cookies sebagai jenis kue baru  semakin meluas. Nama "cookie" berasal dari kata pinjaman Belanda "koekje" yang berarti "kue kecil". Di Belanda, cookies adalah adonan kue manis yang dipotong kecil-kecil dan dipanggang. Belakangan, kebiasaan makan kue ini disebarkan oleh Belanda dan Amerika Serikat. Cookies juga menjadi populer dan sampai ke Inggris  sekitar abad ke-19. Di negara ini, cookies digunakan sebagai pelengkap  tradisi minum teh. Cookies menjadi semakin populer dan juga dikenal sebagai pendamping teh dan kopi di banyak negara lain. 


Nama cookie sendiri berbeda-beda di setiap negara. Di Inggris dan Australia, biskuit disebut “biskuit”. Orang Italia lebih mengenalnya sebagai "amaretti" atau "biscotti". Di Spanyol, kue yang disebut "galletas" lebih dikenal. Orang Jerman sekarang menyebut kue itu "Keks" atau "Platzchen". Di Indonesia, kue kering juga mempunyai nama yang berbeda-beda seperti kue kering, biskuit, dan biskuit.


Perjalanan cookies dari sebuah kesalahan menjadi camilan populer dunia terus berlanjut. Seiring berjalannya waktu, variasi cookies semakin beragam, salah satunya adalah soft cookies. Soft cookies, dengan teksturnya yang lembut dan kenyal, menawarkan sensasi berbeda dibandingkan cookies tradisional. Kemunculan soft cookies ditandai dengan penggunaan bahan-bahan seperti mentega, gula, telur, dan tepung terigu dalam proporsi yang menghasilkan tekstur yang diinginkan. Popularitas soft cookies semakin melejit di abad ke-20, seiring dengan perkembangan industri makanan dan semakin mudahnya akses terhadap bahan-bahan pembuat kue. Berbagai inovasi pun bermunculan, mulai dari penambahan cokelat chip, kacang-kacangan, hingga buah-buahan kering. Klik Disini!


Hingga kini, cookies terus berevolusi, menghadirkan variasi rasa dan tekstur yang tak terbatas, membuktikan bahwa kelezatan sederhana dari sepotong cookies mampu membawa kebahagiaan bagi banyak orang.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer